Pintu Gerbang Baturraden, Banyumas. (Foto:Dok)
PersadaPos, SEMARANG – Perbaikan jalan tidak hanya dilakukan pada jalur mudik. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mempercepat perbaikan ruas-ruas yang menjadi akses menuju destinasi wisata.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan perjalanan pemudik sekaligus wisatawan berlangsung aman, nyaman, dan lancar selama libur Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan, penanganan lubang jalan dilakukan secara intensif di seluruh ruas jalan provinsi. Hingga pertengahan Maret 2026, puluhan ribu titik kerusakan telah ditangani.
“Secara keseluruhan jumlah lubang yang sudah kita tangani mencapai 25.323 titik. Update terakhir yang masih tersisa sekitar 924 lubang. Mudah-mudahan sebelum H-1 bisa selesai,” ujar Henggar, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, perbaikan jalan dilakukan setiap hari, oleh delapan balai pengelola jalan yang berada di bawah DPUPR Jateng. Para petugas bahkan tetap disiagakan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
“Teman-teman tetap bekerja sampai H-1 Lebaran. Kalau ada lubang baru langsung ditangani. Libur hanya sekitar H-1 sampai H+2,” jelasnya.
Untuk mempercepat penanganan darurat, DPUPR juga menyiapkan material aspal dingin di sejumlah balai. Material tersebut memungkinkan perbaikan cepat dilakukan, ketika ditemukan kerusakan baru di ruas jalan provinsi.
“Penanganan ini kami lakukan di seluruh jalan provinsi, termasuk jalur yang menjadi akses menuju objek-objek wisata,” tambahnya.
Kondisi jalan yang baik, dinilai berpengaruh terhadap meningkatnya kunjungan wisata saat libur Lebaran. Hal tersebut dirasakan salah satunya di kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas.
Staf Promosi dan Publikasi Lokawisata Baturraden, Rochmat Triantoro, mengatakan, jumlah wisatawan biasanya melonjak signifikan selama masa libur Lebaran.
“Biasanya waktu libur Lebaran banyak pengunjung. Per hari bisa mencapai sekitar 5.000 wisatawan,” katanya.
Rochmat menilai, kualitas infrastruktur jalan menjadi faktor penting, yang memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung.
“Ya, kondisi jalan sangat berpengaruh terhadap minat pengunjung untuk datang ke wisata. Jalan menuju Baturraden sudah sangat bagus, jadi aman dan nyaman bagi pengunjung,” ujarnya.
Selain memastikan akses jalan yang baik, pengelola wisata Baturraden juga menyiapkan berbagai sarana pendukung untuk menyambut lonjakan wisatawan.
“Persiapan sarana dan prasarana serta pengamanan terus kami lakukan, agar pengunjung bisa berwisata dengan aman dan nyaman,” tandas Rochmat. (Lind)


