PersadaPos, SEMARANG – Seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Jawa Tengah akan kembali bergulir pada Senin (21/9/2026). Memasuki tahapan tes potensi, Tim Seleksi Calon Anggota KI menggandeng Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), untuk melaksanakan tes berbasis komputer.
Ketua Timsel Komisi Informasi (KI) Jawa Tengah, Dhoni Widianto, melakukan pengecekan langsung pada laboratorium komputer, yang ada di Gedung D Lantai 2 Fakultas Kesehatan Udinus, Kamis (17/9/2026). Hal itu dilakukan untuk memastikan kesiapan alat maupun venue seleksi.
Kabiro Teknologi Informasi, dan Komunikasi Udinus Mohammad Sidik mengatakan, pihaknya telah menyiapkan aplikasi CAT sekaligus laboratorium, yang akan digunakan dalam pelaksanaan tes.
“Alhamdulillah sudah siap, tinggal nanti hari Senin pelaksanaan CAT ini dilaksanakan,” kata Sidik, Kamis (17/9/2026).
Nantinya, akan disiapkan dua ruangan berkapasitas masing-masing 28 unit komputer, untuk menampung jumlah peserta sebanyak 56 peserta.
Sidik mengatakan, Udinus memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan tes berbasis CAT. Laboratorium tersebut telah digunakan dalam berbagai kegiatan CAT, termasuk kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sejak 2013.
“Mulai dari BKN 2013 itu, untuk uji coba CAT BKN pertama kali formasi provinsi di laboratorium ini. Kemudian 2014 kami dilibatkan untuk menangani se-Jawa Tengah. Selanjutnya, untuk tes CAT Akpol juga pernah dilakukan di sini,” ujarnya.
Dalam tes potensi seleksi KI Jateng, sistem akan menerapkan pengacakan soal dan pilihan jawaban. Dengan demikian, posisi soal maupun pilihan jawaban dapat berbeda antara satu peserta dengan peserta lainnya.
Dari sisi keamanan, sistem CAT tidak menggunakan akses internet terbuka. Sidik menjelaskan, komputer peserta akan diarahkan menggunakan browser khusus, yang hanya terhubung dengan server lokal. Dengan sistem tersebut, peserta hanya dapat mengakses aplikasi ujian yang telah disiapkan, dan tidak dapat membuka laman lain selama tes berlangsung.
Ketua Timsel KI Jateng Dhoni Widianto mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan fasilitas Udinus benar-benar siap mendukung pelaksanaan tes. Menurutnya, pengalaman dan profesionalitas Udinus dalam menyelenggarakan CAT, menjadi salah satu pertimbangan Timsel dalam menggandeng perguruan tinggi tersebut.
“Kami ke sini mengecek langsung laboratorium komputer yang ada di Udinus. Dengan adanya kerja sama ini, untuk menghasilkan calon-calon Komisi Informasi Publik yang betul-betul berintegritas dan hasilnya bisa objektif,” pungkas Dhoni. (Lind)


