PersadaPos, SEMARANG – Pencari kerja disabilitas antusias mengikuti Job Fair dalam rangka MTQ Nasional XXXI 2026, yang digelar 17-18 September 2026. Pada ajang tersebut, sebanyak 45 pencari kerja disabilitas, baik rungu-wicara, daksa, grahita, maupun netra parsial, melamar pekerjaan.
Seperti Dicky Mahendra. Penyandang disabilitas rungu-wicara asal Banyumanik itu mencoba melamar pekerjaan pada salah satu perusahaan tekstil di Kendal. Dia berharap dapat diterima dan membantu keuangan keluarga.
“Mudah-mudahan saya bisa terus berjuang dan bisa masuk PT Eclat, agar mendapat pengalaman dan membahagiakan orang tua,” ujarnya, melalui penerjemah, Jumat (18/9/2026).
Dicky mengaku pernah berwirausaha membuat kue dan merias pengantin. Selain itu, dia juga memiliki kemampuan mengajar tari, serta pernah bekerja di sebuah kafe.
Dari usaha tersebut, meski hasilnya tidak banyak, Dicky bisa memberikan rezeki kepada orang tuanya.
“Saya diajak teman ke sini, ya harapannya bisa diterima. Kalau sekarang saya bekerja di bidang retail. Namun, saya juga ingin mendapat pengalaman di bidang lain,” ujarnya.
Staf HRD PT Eclat Textile International, Lisa, mengungkapkan, cukup banyak pencari kerja disabilitas yang melamar di perusahaan yang berada di KEK Kendal tersebut.
“Untuk job fair hari ini, pendaftar untuk yang disabilitas itu banyak sekali, kayaknya memang antusias. Ini bisa dilihat di samping saya banyak sekali peminatnya,” ucapnya.
Lisa mengatakan, banyak pelamar yang telah berpengalaman maupun belum memiliki pengalaman menjahit. Namun demikian, seluruh lamaran kemudian dilakukan screening.
Terkait gaji bagi pekerja disabilitas, Lisa mengatakan tidak ada perbedaan dengan pekerja lainnya. Bahkan, ketika kinerjanya memenuhi harapan perusahaan, mereka bisa diangkat sebagai pekerja tetap dan mendapat upah serta lembur.
“Kami berharap job fair seperti ini memberi kesempatan kepada perusahaan untuk merekrut para pekerja,” urainya.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jateng, Candra Yuliawan membeberkan, job fair tersebut diikuti sekitar 40 perusahaan. Adapun jumlah total pencari kerja yang mendaftar sebanyak 2.624 orang, dengan jumlah kehadiran 1.487 orang selama dua hari pelaksanaan.
“Rinciannya, sebanyak 45 orang pencari kerja disabilitas mulai dari daksa, grahita, netra parsial, dan rungu-wicara. Paling banyak dari rungu-wicara, yakni 36 orang. Sementara pencari kerja umum tercatat 1.442 orang,” katanya.
Selain menyediakan lebih dari 3.000 lowongan dan sekitar 300 jabatan, pada ajang itu Disnakertrans Jateng juga menyediakan penerjemah bagi pencari kerja disabilitas rungu-wicara. Selain itu, pendampingan juga disediakan bagi para pencari kerja disabilitas. (Lind)
