PersadaPos, KLATEN – Semangat menghiasi wajah puluhan siswa, saat memasuki gerbang SMA Negeri 1 Kemalang, Klaten, Senin (13/7/2026). Ya, pagi itu merupakan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di sekolah yang baru diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, 19 Mei 2026 lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 1 Kemalang, Arik Sulistyorini mengatakan, suasana hari pertama sekolah dipenuhi antusiasme para siswa.
“Anak-anak merasa senang, gembira, dan antusias sekali memasuki halaman SMA Negeri 1 Kemalang,” kata Arik, ditemui di SMA Negeri 1 Kemalang, Klaten, Senin (13/7/2026).
Ditambahkan, sejak diresmikan, seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), mulai dari pembuatan akun, verifikasi, pendaftaran hingga daftar ulang, berjalan lancar. Sekolah tersebut menerima 108 siswa baru. Namun, pihak sekolah juga membuka ruang bagi 12 siswa asal Desa Tegalmulyo, Balerante, Panggang dan Sidorejo, yang belum memperoleh sekolah setelah proses daftar ulang selesai.
“Anak-anak itu tetap kami tampung agar tetap bisa belajar. Kami tidak ingin ada anak yang putus sekolah,” ujarnya.
Menurut Arik, mayoritas siswa yang diterima di SMAN 1 Kemalang berasal dari wilayah Kecamatan Kemalang, Karangnongko, Manisrenggo, hingga Polanharjo. Seluruh proses pembelajaran mengacu pada Kurikulum Merdeka, dengan komitmen menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Fasilitas sekolah juga telah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mulai tiga ruang kelas, laboratorium fisika, ruang guru, ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, toilet, hingga jaringan air bersih.
“Dengan adanya gedung SMA Negeri 1 Kemalang ini, sangat membantu warga sekitar Tlogowatu, Tegalmulyo, Balerante, dan Kemalang pada umumnya,” kata Arik.
Antusiasme dirasakan para siswa. Seperti, Safa Hana Khafita, yang berharap sekolah baru tersebut dapat membuat anak-anak di Kemalang memperoleh pendidikan lebih mudah.
“Semoga anak-anak di sekitar sini lebih pintar, dan tidak perlu sekolah jauh lagi,” katanya di sela MPLS.
Dhea Noviyanti, siswa Tegalmulyo, Kemalang mengungkapkan, hari pertama MPLS berlangsung menyenangkan.
“Seru banget. Bisa kenal banyak teman baru. Sekolahnya juga bagus dan dekat dari rumah, jadi sangat membantu masyarakat sini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Alviano Rizky Fernando. Menurutnya, keberadaan SMA Negeri 1 Kemalang menjadi solusi bagi keluarga yang selama ini kesulitan menyekolahkan anak ke SMA negeri.
“Kalau ke swasta biayanya mahal. Di sini gratis karena negeri, dan dekat dari rumah. Terima kasih kepada Pak Gubernur dan Pemprov Jawa Tengah, yang sudah memberikan fasilitas ini. Semoga SMA Negeri 1 Kemalang bisa semakin maju,” katanya.
Sementara, Wali murid asal Desa Tlogowatu, Rosanti, bersyukur atas berdirinya sekolah tersebut. Menurutnya, kini orang tua dapat lebih mudah mengawasi anak-anak, karena sekolah berada hanya sekitar lima menit dari rumah.
“Kalau dulu harus ke Karangnongko jauh. Kalau tidak diterima di negeri, ya terpaksa ke swasta, biayanya lebih mahal. Sekarang sangat membantu. Terima kasih Pak Gubernur sudah membangun SMA di desa kami. Sekolahnya bagus,” ujar Rosanti. (Lind)
