Para finalis foto bersama Sekda Jateng usai presenrasi di Semarang, Senin, 25 Mei 2026. (Foto:Dok)
PersadaPos, SEMARANG – Sebanyak 161 tim yang terdiri dari para mahasiswa dari 32 perguruan tinggi maramaikan lomba penulisan artikel populer tentang program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dari jumlah itu, 15 tim yang menjadi finalis melakukan presentasi hasil karyanya di Kantor Gubernur Jateng pada Senin, 25 Mei 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengapresiasi para mahasiswa yang telah menyumbangkan gagasan melalui lomba tersebut. Menurut dia, pembangunan Jawa Tengah membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Melalui karya tulis, mahasiswa dapat memberikan kritik, masukan, hingga ide inovatif bagi pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan gagasan atau ide yang tertulis itu bisa memberi masukan kepada kami,” ujar Sumarno.
Ia menambahkan, kritik dan masukan dari masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja pemerintah.
Kepala Biro Umum Provinsi Jawa Tengah, Laksono Dewanto mengatakan, kompetisi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan yang edukatif dan inspiratif terkait pembangunan daerah.
Kompetisi penulisan artikel populer ini juga sekaligus untuk mempublikasikan capaian pembangunan Jawa Tengah. Selain itu, memberikan ruang apresiasi bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, mendorong terwujudnya diskursus mengenai pembangunan Jawa Tengah, serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya partisipasi dalam pembangunan daerah.
Sebagai informasi, lomba ini telah berlangsung sejak 14 April hingga 25 Mei 2026. Ratusan tulisan artikel popular itu bersisi berbagai macam tema yang berkaitan dengan program Pemprov Jateng. Tulisan-tulisan itu dinilai oleh dewan juri yang berasal dari akademisi, jurnalis, dan peneliti.
Dari proses penjurian tersebut, dewan juri akhirnya menetapkan enam tim terbaik sebagai pemenang.
Juara 1 diraih Tim Kalau Menang Kita Makan Merugame dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui artikel berjudul “Inovasi Program Kantor Gubernur Rumah Rakyat dalam Mewujudkan Good Governance yang Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat”.
Juara 2 diraih Tim Rawat Jagad dari Universitas Diponegoro (Undip) dengan artikel “Daur Pupuk: Sistem Waste to Economy Terdesentralisasi Melalui Model Unit Ekonomi Sirkular Berbasis Kecamatan dalam Program Kecamatan Berdaya di Jawa Tengah”.
Sedangkan Juara 3 diraih Tim Zimoot dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto melalui artikel “Dual Point: Duta Zilenial dan Eco-Point Mengubah Kartu Zilenial dari Sekadar Administrasi Menjadi Akselerasi Pemuda Jawa Tengah”.
Harapan 1 diraih Tim Srikandi dari Universitas Semarang (USM) melalui artikel “Optimalisasi Layanan Bus Rapid Transit (BRT) melalui aplikasi ‘Jateng Go’ di Jawa Tengah”.
Juara Harapan 2 diraih Tim Bravo Juara dari UIN Prof. KH Saifuddin Zuhri Purwokerto dengan artikel “Potret Kampung Pengemis: Realita Kesenjangan Ekonomi di Tengah Kemegahan Purwokerto”.
Sementara Juara Harapan 3 diraih Tim Justitia dari Universitas Negeri Semarang melalui artikel “Perancangan Aplikasi Resik (Rekam Elektronik Sistem Integrasi Keuangan) sebagai Inovasi Pencegahan Korupsi Melalui Pendekatan Legal Drafting Di Jawa Tengah”.
Seluruh finalis mendapatkan trophy, uang pembinaan, dan piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Salah seorang mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Salsabiila Tirta Adyani menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan lomba tersebut. Melalui lomba yang diselenggarakan, mahasiswa memiliki wadah untuk memberi kritik dan saran kepada pemerintah dengan cara yang lebih formal.
“Dengan adanya lomba ini kami sebagai mahasiswa bisa memberi kritik atau saran kepada pemerintah dengan cara yang lebih formal dan akademis,” ucapnya.
Setali tiga uang, mahasiswa dari Undip Semarang, Griselda Lisandara menilai, lomba artikel populer sangat penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan-gagasannya.
“Kami berterima kasih kepada Humas Pemprov Jateng yang sudah mengadakan lomba ini. Harapannya, semoga lomba ini tetap bisa berjalan di tahun-tahun berikutnya, karena sangat penting bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan-gagasannya,” tuturnya. (Lind)
