Seorang ibu minta selfi dengan gubernurnya, Ahmad Luthfi. (Foto:Dok)
PersadaPos, SEMARANG – Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi ke Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa, 24 Februari 2026, disambut antusiasme warga.
Cuaca mendung tak menyurutkan semangat masyarakat yang sejak pagi telah berkumpul untuk bertemu dan bersalaman langsung dengan orang nomor satu di Jawa Tengah itu.
Momentum hangat itu terjadi saat Gubernur Luthfi meninjau rumah penerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selama peninjauan, warga dengan sabar menanti di depan rumah penerima bantuan.
Saat hendak berpamitan, warga langsung bergegas mengerumuni Gubernur. Di antara mereka, seorang lanjut usia bernama Mudin Kasdi tampak malu-malu mendekat. Dengan wajah sumringah, Gubernur menggandeng tangannya. Saat itulah Mbah Mudin—sapaan akrabnya—melantunkan parikan khas Jawa yang spontan mengundang tepuk tangan warga.
“Wes suwe ora jamu, Jamu pisan nang Cianjur. Wes suwe ora ketemu, Ketemu pisan karo Pak Gubernur,” ucap Mudin lantang.
Warga pun tertawa dan bertepuk tangan. Gubernur tersenyum lebar sembari merangkul Mudin Kasdi yang terlihat begitu bahagia.
Tak berhenti di situ, Mudin kembali melanjutkan parikannya. “Repote dadi gubernur, Tumindake kudu seng jujur, Masyarakat gen melu Makmur,”.
Parikan tersebut kembali disambut riuh tepuk tangan dan gelak tawa. Gubernur pun mengapresiasi spontanitas sekaligus doa yang disampaikan lansia tersebut.
“Maturnuwun, nggih. Doanya luar biasa. Sehat-sehat semuanya,” jawab Luthfi.
Interaksi hangat itu menjadi momen yang mencairkan suasana. Warga berebut bersalaman dan berswafoto. Kunjungan yang semula berlangsung formal pun berubah menjadi penuh keakraban, mencerminkan kedekatan pemimpin dengan masyarakatnya. (Lind)
