Taj Yasin meninjau lokasi longsor di pintu masuk Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa, 13 Januari 2026. (Foto:Dok)
PersadaPos, KUDUS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengalokasikan anggaran Rp10 miliar untuk merehabilitasi Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang terdampak bencana longsor.
“Kami akan alokasikan sebesar Rp 10 miliar untuk perbaikan di wisata Colo ini,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen saat meninjau lokasi longsor di pintu masuk Wisata Colo, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa, 13 Januari 2026.
Dalam kesempatan itu, Taj Yasin memantau langsung lokasi longsor yang panjangnya sekitar enam meter tersebut. Lokasi itu merupakan akses keluar masuk wisata Colo, yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat.
Oleh karenanya, lanjut dia, dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan rehabilitasi lokasi tersebut, supaya akses lalu lintas kendaraan bisa lancar. Terlebih, pada bulan Sya’ban, akan banyak pengunjung yang melaksanakan ziarah di Makam Sunan Muria.
Menurut Taj Yasin, banyak pelaku UMKM yang menggantungkan perekonomiannya di destinasi wisata tersebut, sehingga perlu segera dilakukan rehabilitasi.
“Langkah awalnya, yang akan dilakukan adalah memastikan bus bisa naik ke atas. Seperti hari ini tadi ada 12 bus yang urung naik. Padahal bulan depan sudah Sya’ban, dimana ratusan bus biasanya datang untuk berziarah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan, terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah yang sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan longsor di Colo.
Dia menambahkan, saat ini juga ada enam kecamatan di Kudus yang terdampak bencana banjir. Ada sebanyak 12.650.000 jiwa yang terdampak dalam bencana tersebut.
“Harapan kami bencana di wilayah ini segera berlalu, sehingga ekonomi masyarajat akan baik kembali,” kata Sam’ani. (Lind)
